Nyicip Oppo Reno 3 Seken, Review Pemakaian Sebulan

Dalam kurun waktu kurang dari enam bulan saya sudah dua kali membeli smartphone seken. Niatnya sih untuk upgrade spek smartphone yang saya gunakan untuk membuat konten video. Selain menyajikan informasi tentang teknologi dalam bentuk tulisan, saya juga sedang merintis sebuah channel YouTube. Nama channel-nya Nyicip Gadget. Isinya kurang lebih ya sama dengan blog imajineramatir.com ini. Hanya saja dalam bentuk video, bukan tulisan. Dan untuk membuat konten video untuk channel tersebut, saya menggunakan smartphone untuk merekam videonya. Smartphone yang biasanya saya gunakan adalah Xiaomi Mi A2. Hampir dua tahunan pemakaian. Karena factor kapasitas baterai dan penyimpanan yang dirasa sudah kurang, akhirnya saya berganti ke smartphone yang kapasitas baterai dan penyimpanan lebih lega. Dan tentunya kameranya juga harus bisa diandalakan. Pilihan akhirnya jatuh ke Oppo Reno 3.



Panjang yak paragraf pembukaannya. Dari pembukaan di atas, arah pembahasan tentang Oppo Reno 3 pada tulisan ini akan condong ke preferensi penggunaan dan kebutuhan saya akan smartphone. Hal-hal yang akan saya bahas adalah performa smartphone sebagai daily driver, fitur-fitur unggulannya, dan terakhir saya akan membahas kameranya yang merupakan bagian yang paling disorot saat smartphone ini launching.

Deskripsi dan Spesifikasi Oppo Reno 3 

Ada dua smartphone seri Reno 3 yang rilis di Indonesia, yaitu Oppo Reno 3 dan Oppo Reno 3 Pro. Kali ini saya akan membahas Oppo Reno 3 yang tanpa akhiran Pro. Smartphone ini memiliki 3 varian warna, yaitu Aurora Blue, Midnight Black, dan Sky White. Unit yang akan saya bahas adalah yang varian warna Sky White.

Pembahasan akan saya mulai dari bagian yang nampak terlebih dahulu, yaitu body Oppo Reno 3. Mulai dari sisi depan, smartphone ini memiliki layar bermaterial kaca. Tidak diketemukan keterangan di laman resminya, jenis kaca untuk proteksi layarnya ini. Namun, pada beberapa kanal berita teknologi disebutkan bahwa jenis proteksi layar depannya adalah Corning Gorilla Glass 5. Sedangkan untuk body belakang dan frame yang membingkainya, keduanya bermaterial plastik. Meski begitu, saat kita menyentuh body belakang Oppo Reno 3 ini, kita akan merasakan adem-adem seperti body berbahan metal. Dan warna sky white-nya yang dibingkai dengan frame yang mengkilap nampak elegan. Mungkin orang baru akan sadar bahwa body belakang dan frame smartphone ini bermaterial plastik saat mengetoknya.

Oppo Reno 3 Nampak Belakang


Kemudian, untuk aspek desain, Oppo Reno 3 memiliki bentuk body yang bisa dibilang slim dan ramping, dengan dimensi body 160,2 x 73,3 x 7,9 mm. Kerampingan body smartphone ini akan terasa saat digenggam dan saat melihat layar. Dengan rasio layar yang memanjang 20:9, smartphone ini akan terasa lebih ramping dibanding smartphone lain kekinian yang menggunakan rasio 19,5:9. 

Agaknya Oppo Reno 3 memang didesain untuk memudahkan penggunanya mengakses smartphone ini dengan satu tangan saja. Body-nya yang ramping didukung oleh tata letak tombol fisik yang berseberangan di samping kanan dan kiri body. Saat kita menggenggam smartphone ini kita bisa dengan mudah menjangkau tombol power dan volume dengan jari-jari kita. Tidak hanya itu, sensor finger print Oppo Reno 3 yang ditanam di bawah layar juga mendukung penggunaan satu tangan. Meski letaknya di depan, karena ada di area layar ibu jari akan mudah menjangkau posisi sensor sidik jari dengan mudah.

Tombol Power dan Volume Letaknya Berseberangan


Mungkin tata letak komponen yang bagi saya menarik adalah tiga itu tadi. Sedangkan untuk sisanya, kurang lebih mirip dengan kebanyakan smartphone. Mic, port charger, dan speaker berkumpul di sisi bawah body. Slot sim card dan dedicated slot untuk micro SD di samping. Di sisi atas hanya ada noise cancelling mic dan secondary speaker tepat di atas kamera depan. Untuk tata letak kamera, kita akan banyak menemukan temannya, kamera selfie bentuk notch dan kamera belakang di pojok atas berbaris vertikal.

Namun, sebuah smarthpone tidak hanya dilihat dari penampakan fisiknya saja. Didalam smartphone tersebut tentunya ditanami teknologi yang ditawarkan untuk penggunanya. Berikut saya sajikan informasi mengenai spesifikasi Oppo Reno 3. 

Nama

: Oppo Reno 3

Sistem Operasi

: ColorOS 7, based on Android 10

CPU

: MTK MT6779V (MTK P90)

Kapasitas Baterai

: 4025 mAh

RAM

: 8GB

Penyimpanan

: 128GB (SD card is expandable up to 256GB)

Layar

: Amoled 16.2 cm (6.4'')

Resolusi

: 2400 by 1080 pixels

Warna

: 16 million colors

Ratio Layar

: 90.8%

Kamera Belakang

: 13 MP (Lensa Tele)

  48 MP (Main Camera)

    8 MP (Lensa Wide)

    2 MP (Lensa Mono)

Kamera Depan

: 44MP

Flash

: LED Flash

Finger Print

: Under Display Finger Print

Dimensi

: 160.2 x 73.3 x 7,9 mm

Berat

: 170 g

Material

: Layar depan kaca

  Body Belakang + Frame plastik




Saat kita membeli Oppo Reno 3, kita akan mendapatkan box smartphone dengan isi sebagai berikut: 
  • 1 unit smartphone OPPO Reno 3
  • 1 buah Adapter 
  • 1 buah Kabel USB (Type C) 
  • 1 set Earphones 
  • 1 buah Booklet dan kartu garansi 
  • 1 buah Quick Start Guide 
  • 1 buah SIM Card Tool 
  • 1 buah screen protector 
  • 1 buah clear Case 



Oppo Reno 3 Seken, Harga, Kondisi dan Kelengkapannya 



Oppo Reno 3 ini rilis di Indonesia belum lama ya, baru hitungan bulan, belum genap setengah tahun. Tapi, memang sih, dalam jangka waktu 5-6 bulan sudah bertebaran smartphone rilisan baru. Bahkan seri Oppo Reno selanjutnya, yaitu Oppo Reno 4, juga sudah dirilis di Cina sana bulan Juni lalu. Dan kabarnya bulan Agustus ini, smartphone penerus seri Oppo Reno 3 tersebut akan rilis di Indonesia. Dan saya baru mau nyicip Oppo Reno 3. Seken pula.

Kelengkapan Oppo Reno 3 beli seken


Namun, itu jadi keuntungan juga sih, bagi pengguna smartphone seperti saya, yang menanti smartphone incaranan harganya turun baru bisa beli. Dengan rilisnya tipe terbaru, harga smartphone yang tak lagi terbaru perlahan turun. 

Pada saat rilis, Oppo Reno 3 ini dibanderol dengan harga 5,4 jutaan. Dan sekarang harga barunya, kalua dicek di priceprice.com, harga online-nya paling murah 4.3 jutaan, sedangkan harga offline-nya itu sekitar 4,5 jutaan. Dan untuk unit yang saya beli ini adalah unit seken. Saya membelinya offline, fullset dengan harga Rp. 3.950.000,-. 

Meski saya membelinya fullset, tapi ternyata ada beberapa item kelengkapan yang tidak ada, yaitu simcard ejector dan kartu garansi. Sedangkan untuk kelengkapan yang lain masih ada. Earphone masih plastikan. Softcase dan Screen guard, sudah terpasang di HP. Kemudian adapter dan kabel charger juga masih ada, dan berfungsi dengan baik. User guide juga masih ada. 

Untuk masa garansinya, Oppo Reno 3 yang saya beli ini masih memiliki garansi sampai April 2021. Informasi tersebut saya dapatkan dengan mengunjungi laman resmi Oppo dan mengecek masa garansinya menggunakan nomor IMEI smartphone ini. Jadi, smartphone ini pembelian baru-nya adalah bulan April lalu. Ini berarti smartpone ini sudah digunakan selama 3 bulanan oleh pengguna pertama. 

Untuk kondisi smartphone, secara fisik Oppo Reno 3 ini masih mulus. Belum ada lecet. Mungkin karena sejak awal sudah dipasangi case bawaannya. Untuk layar, screenguard-nya sudah ada goresan. Ini screenguard bawaan, bukan yang glass. Kemudian, untuk tombol fisik dan port yang ada di smartphone ini masih berfungsi dengan baik. Secara keseluruhan, kondisi smartphone masih baik. 


Penerus Seri Reno Manakah Oppo Reno 3 ini? 


Untuk mengetahui upgrade apa saja yang ada pada Oppo Reno 3, tentunya kita harus membandingkannya dengan smartphone seri Reno sebelumnya. Untuk seri sebelumnya adalah Oppo Reno 2. Untuk seri Reno 2 sendiri bisa dikatakan ada 3 varian, yaitu Oppo Reno 2, 2F, dan 2Z. Namun, dari ketiga smartphone tersebut yang masuk ke Indonesia hanya 2 smartphone saja, yaitu Oppo Reno 2 dan 2F. 

Sedangkan untuk seri Reno 3, Oppo juga merilis 2 varian smartphone di Indonesia, yaitu Oppo Reno 2 dan Oppo Reno 2 Pro. Karena penamaan pada seri Oppo 2 dan 3 berbeda, kita tidak menggunakan acuan nama untuk mengetahui Oppo reno 3 ini penerus Oppo Reno 2 atau 2F. Untuk mengetahuinya, kita bisa membandingkan dari tingkatan harganya. Berikut adalah tingkatan harga smartphone seri Reno 2 dan 3 saat rilis di Indonesia.

Berikut adalah tingkatan harga smartphone seri Reno 2 dan 3 saat rilis di Indonesia.

Nama Smartphone

Harga

Tahun Rilis

Oppo Reno 2

7.999.000

2019

Oppo Reno 2F

5.399.000

2019

Oppo Reno 2Z

+/- 6.000.000

Tidak masuk Indonesia

Oppo Reno 3

5.199.000

2020

Oppo Reno 3 Pro

7.999.000

2020


Berdasarkan table di atas, Oppo Reno 3 adalah penerus dari Oppo Reno 2F, sedangkan Oppo Reno 3 Pro adalah penerus Oppo Reno 2. 

Lalu peningkatan apa saja yang ada pada Oppo Reno 3 jika dibandingkan dengan Oppo Reno 2F? 

Berdasarkan keterangan spesifikasi yang telah disajikan di atas, Oppo Reno 3 ini bisa dibilang memiliki jeroan yang merupakan perpaduan dari Oppo Reno 2 dan 2Z. Dan jika dilihat dari tingkatan harga Oppo Reno 2 dan 2Z yang di atas harga Oppo Reno 2F, tentunya terdapat terdapat cukup banyak peningkatan yang ada pada Oppo Reno 3. 

Dari komposisi spesifikasi ini, jika dibandingkan ke seri Reno 2, Oppo Reno 3 memiliki spesifikasi jeroan yang mirip dengan Oppo Reno 2Z yang didowngrade pada beberapa bagian. Namun, jika kita melihat spesifikasi kameranya, Oppo Reno 3 ini dibekali kamera belakang dengan komposisi lensa mirip dengan Oppo Reno 2 tanpa embel-embel Z/F.

Oppo Reno 2

Oppo Reno 2Z

Oppo Reno 2F

Oppo Reno 3

Qualcomm SDM730G

MTK MT6779 (P90)

MTK MT6771V (P70)

MTK MT6779V (P90)

8 GB

8 GB

8 GB

8 GB

256 GB

128/256 GB

128 GB

128 GB

Amoled 16,6cm (6,5”)

Amoled 16,5cm (6,5”)

Amoled 16,5cm (6,5”)

Amoled 16.2cm(6.4”)

Corning Gorilla Glass 6

Corning Gorilla Glass 6

Corning Gorilla Glass 5

-

Under Display

Under Display

Under Display

Under Display

4.000 mAh (VOOC 3.0 20 W)

4.000 mAh (VOOC 3.0 20 W)

4.000 mAh (VOOC 3.0 20 W)

4.025 mAh (VOOC 3.0 30 W)

Pop up 16 MP

Pop up 16 MP

Pop up 16 MP

Notch 44 MP

13MP (Tele)

48MP (Kamera Utama) OIS

8MP (Wide Angle)

2MP (Mono)

8MP (Wide Angel)

48MP (Kamera Utama)

2MP (Mono)

2MP (Portrait)

8MP (Wide Angel)

48MP (Kamera Utama)

2MP (Mono)

2MP (Portrait)

13MP (Tele)

48MP (Kamera Utama)

8MP (Wide Angle)

2MP (Mono)



Tabel di atas hanya perbandingan sederhana untuk mengetahui posisi Oppo Reno 3 di kalangan seri Reno. Dari table tersebut kita bisa mengetahui peningkatan apa saja yang ada pada Oppo Reno 3 jika dibandingkan dengan Oppo Reno 2F yang merupakan pendahulunya.


Oppo Reno 3 Sebulan Pemakaian 


Setelah melihat deskripsi dan spesifikasi Oppo Reno 3 di atas, ada beberapa aspek yang menarik untuk dibahas. Dari pembahasan ini nanti akan diperoleh beberapa kesimpulan tentang apa saja yang bisa kita nikmati dengan optimal dari Oppo Reno 3 dan apa saja yang harus kita maklumi sebagai keterbatasan smartphone ini.

Oppo Reno 3 dengan SoC Mediatek Helio P90 + RAM 8 GB + Internal 128 GB


Mediatek Helio P90, dari beberapa referensi yang saya baca, dikatakan bahwa SoC ini memiliki keunggulan pada Artificial Intelegence-nya. Keunggulan tersebut tentu berpengaruh besar pada fitur-fitur yang ditanamkan pada kamera smartphone ini. Sebagaimana kita tahu, Oppo Reno 3 ini mengandalkan sector kameranya. Hal tersebut terlihat jelas saat launching berlangsung. Dengan menggandeng fotografer professional, Oppo ingin mempresentasikan keunggulan kamera dari smartphone seri Reno 3, salah satunya ya Oppo Reno 3 ini.

Sedangkan untuk kelemahan SoC ini, SoC dari mediatek ini masih kalah jika kita membandingkan dengan SoC dari vendor lain yang lebih mengoptimalkan GPU untuk performa gaming. Namun, bukan berarti SoC ini berdampak buruk terhadap performa smartphone saat digunakan untuk gaming. Hanya saja, jika kita menginginkan smartphone yang fokus utamanya adalah spesifikasi untuk gaming, kita bisa memilih smartphone lain dengan tersebut. Tentunya, perbandingannya adalah antara smartphone di range harga yang sama ya. 

Sebuah smartphone bisa menjadi alat yang produktif oleh pengguna tertentu. Mulai dari dokumentasi hingga menyimpan file pekerjaan, kapasitas penyimpanan 128 GB milik smartphone ini bisa dikatakan mencukupi. Di tengah kesibukan pekerjaan yang saat ini menuntut kecepatan, multitasking menggunakan smartphone dengan RAM 8 GB pastinya akan lancar jaya. Begitulah kira-kira ekspektasi kita untuk sebuah smartphone dengan spesifikasi yang dimiliki oleh Oppo Reno 3. 

Bagi saya sendiri, smartphone ini akan saya gunakan untuk membuat konten video. Spesifikasi kamera milik Oppo Reno 3 ini memang menjadi pertimbangan saya membelinya. Kamera smartphone ini memiliki sensor yang besar MP-nya dan banyak fitur yang benar-benar bisa saya manfaatkan. Nah, dengan sensor besar, tentunya ukuran file baik foto maupun video juga akan besar. Jadi, kapasitas internal smartphone yang besar pun menjadi tuntutan. Nah, smartphone ini memiliki tuntutan tersebut dengan kapasitas internalnya yang 128 GB dan masih ditambahi dedicated slot untuk micro SD. 

Multimedia untuk Hiburan yang Memanjakan Mata dan Telinga 


Oppo Reno 3 dibekali dengan visual dan yang akan memanjakan penikmat hiburan multimedia via smartphone. Smartphone ini sudah dibekali layar amoled 6,4-inch dengan rasio screen to body 90,80%. Sedangkan untuk audionya, telinga kita akan dimanjakan oleh kualitas audio berkualitas Hi-Res dan disajikan dengan teknologi Dolby atmos.

Dolby Atmos Oppo Reno 3


Bagi pengguna Netflix, Oppo Reno memanjakan mereka dengan dukungan kualitas video 1080 P untuk memutar koleksi film di Netflix. Nah, dengan layar berpanel amoled dan teknologi audio yang mumpuni, pengalaman multimedia yang disajikan oleh Oppo Reno 3 ini tentu menjadi optimal. Apalagi didukung juga oleh baterainya yang berkapasitas 4.025 mAh. 

Tak hanya itu, pengalaman visul juga diberikan Oppo Reno 3 pada beberapa aplikasi yang berisi konten foto dan video pendek. Smartphone ini mempunyai fitur yang bernama OSIE (Object and Semantic Images and Eye-tracking). OSIE Vision Effect ini merupakan sebuah Artificial Intelegence milik Oppo yang akan memanjakan visual pengguna dengan meningkatkan kualitas gambar berdasarkan identifikasi gerakan mata pengguna smartphone. Dengan mengaktifkan fitur ini, kita bisa menikmati konten foto dan video dengan kualitas warna yang telah ditingkatkan menurut identifikasi AI tadi. Namun, fitur ini hanya bisa digunakan pada beberapa aplikasi saja. 

Untuk mengaktifkan fitur OSIE ini, kita tinggal swipe ke bawah dua kali pada layar untuk memunculkan dan meng-expand notifikasi area. Kemudian temukan icon OSIE Vision Effect lalu tap sekali. Maka fitur ini akan aktif. Sedangkan untuk mengetahui aplikasi apa saja yang bisa menggunakan OSIE, lakukan hal yang sama seperti saat mengaktifkan fitur ini. Tapi saat melakukan tap, tahan sampai jendela berpindah ke pengaturan OSIE. Pilih yang “Apps That Support OSIE Vision Effect”. Maka kita akan dibawa ke jendela berikutnya, disini dicantumkan aplikasi apa saja yang mendukung fitur OSIE ini. Ada 3 aplikasi dalam daftar yang ada di smartphone saya, yaitu Instagram, Tik-Tok, dan Likee.

OSIE Vision Effect Oppo Reno 3

Namun, bagi saya pribadi, fitur OSIE ini tidak begitu sering saya aktifkan. Salah satu alasannya adalah karena saya hanya mengakses Instagram, itupun tak begitu intens. Dan lagi, jika kita mengaktifkan fitur ini, tapi konten foto/video-nya kualitasnya jelek atau sudah menerapkan bermacam filter sebelum diposting, tampilan yang dihasilkan malah jadinya tidak enak dilihat. ibaratnya kebanyakan bumbu. berbeda jika kualitas foto/video bagus, fitur OSIE ini akan bisa menghasilkan tampilan yang sedap di mata kita.

Layar Amoled, Baterai Besar, dan Ngebut Pengisian Dayanya 


Pada sector daya, Oppo Reno 3 ditenagai oleh baterai yang kapasitasnya cukup besar untuk tahun 2020 ini, yaitu 4.025 mAh. Didukung dengan layar amoled dan fitur dark mode yang dimilikinya, smartphone ini bisa diajak beraktivitas seharian. Namun, jika ternyata masih kehabisan daya juga di tengah aktivitas, smartphone ini masih memiliki solusi dengan fitur pengisian dayanya yang mendukung pengisian cepat Oppo, yaitu VOOC Flash 3.0. Pengisian cepat ini memiliki output maksimal hingga 30W. Pada laman resminya, Oppo mengklaim bahwa fitur VOOC Flash 3.0-nya mampu mengisi daya Oppo Reno 3 dari 0 - 100% dalam waktu 73 menit. Saya pun telah encoba mengisi daya Oppo reno 3 yang saya punya. Untuk mengisi daya dari 25%-100% dibutuhkan waktu kurang dari 1 jam. Dan tentunya, kita juga bisa memanfaatkan fitur ini untuk sesegera mungkin baterai smartphone terisi sampai sekian persen sehingga segera bisa digunakan.

VOOC Flash Oppo Reno 3 dengan Output 30W


Setelah beberapa hari menggunakan smartphone ini, performa baterai dan pengisian daya Oppo Reno 3 ini sudah saya rasakan. Untuk SOT, smartphone ini mencapai hampir 7 jam. Namun, yang paling terasa adalah kecepatan pengisian dayanya. Pengisian daya Oppo Reno 3 menggunakan charger dan kabel bawaan mulai dari 1% sampai 100% memerlukan waktu sekitar 71 menit. Fitur VOOC Flash-nya aktif. Sebagai catatan, smartphone ini adalah smartphone seken, tentunya kondisinya juga sudah tidak seperti saat baru ya. Lalu pada saat pengisian daya, status data internet juga aktif. Tapi smartphone tidak sambil digunakan. Dengan performa seperti ini, bagi saya memuaskan ya. Saya bisa menggunakan smartphone ini seharian tanpa khawatir kehabisan daya di tengah aktivitas. 


Kamera dengan segudang fitur 


Seperti berulang kali saya singgung, Oppo Reno 3 berfokus pada sektor kamera sebagai brandingnya. Dari spesifikasi kamera hingga keterlibatan fotografer professional dalam perilisannya menjadi buktinya. Karena banyak fitur yang menarik untuk di-explore lebih lanjut dan pembahasannya pun akan panjang, disini saya hanya menyajikan aspek-aspek kamera Oppo Reno 3 yang disorot saja terlebih dahulu. Untuk pembahasan fitur lengkapnya akan saya sajikan dalam tulisan tersendiri. Untuk pembahasan kamera akan lebih banyak tentang kamera belakang. Jadi saya akan mulai dari kamera selfie-nya terlebih dahulu.

Ultra Night Selfie Mode 


Untuk kamera selfie, dalam hal keunikan dan kecanggihan teknologi, Oppo Reno 3 memang mengalami downgrade ya jika dibandingkan dengan Oppo seri Reno 2 yang menggunakan pop up kamera. Namun, secara spesifikasi, kamera selfie Oppo Reno 3 ini mengalami upgrade. Smartphone ini menggunakan kamera depan dengan desain notch. Di satu sisi, adanya notch membuat layar tidak full display. Tapi di sisi lain, dengan kamera yang seperti ini, proses face unlock akan menjadi lebih praktis. Dan kita tidak perlu merisaukan umur motor pada pop up kamera selfie sebagaimana pada seri Oppo Reno 2.

Menu Kamera Depan Oppo Reno 3 Mode Foto

Menu Kamera Depan Oppo Reno 3 Mode Video


Kemudian yang utama, kamera selfie Oppo Reno 3 ini memiliki banyak fitur yang bisa berdampak pada tampilan aplikasi galeri foto yang isinya didominasi hasil selfie. Dengan lensa 44 MP-nya, kita bisa menyebut Oppo Reno 3 ini sebagai smartphone selfie. Selain ada mode portrait selfie yang bisa membuat hasil foto bokeh, pada kamera smartphone ini kita juga bisa membuat video dengan efek bokeh juga. Selain itu, fitur-fitur yang biasanya hanya ada di kamera belakang, sekarang ada pada kamera depan pada Oppo Reno 3. Misalnya fitur panorama dan time lapse. 

Nah, yang paling disoroti pada kamera selfie Oppo Reno 3 adalah ini. Ultra Night Selfie Mode. Ultra night selfie mode akan mengingatkan kita bahwa ini adalah smartphone Oppo. Smartphone ini tak lepas dari predikatnya sebagai smartphone selfie. Jika sekarang sudah banyak smartphone selfie dengan kamera depan yang ukuran sensornya besar, maka Oppo Reno 3 menyematkan fitur Ultra Night Selfie ini untuk mengukuhkan kembali predikatnya sebagai smartphone selfie. 

Dengan fitur ini kita tak khawatir lagi dengan minim cahaya saat selfie. Saat fitur Ultra Night Selfie diaktifkan, kamera 44 MP milik Oppo Reno 3 ini akan beberapa kali mengambil foto, semacam burst foto, kemudian tiap frame foto tersebut diolah oleh AI dengan tetap menjaga kenaturalan bagian wajah objek. Tentunya dalam menggunakan fitur ini kita harus menjaga kestabilan tangan yang memegang smartphone, supaya hasilnya Optimal.

48MP Quad Camera Clear in Day and Night 


Oke, untuk kamera selfie cukup. Sekarang saya akan melanjutkan pembahasan ke kamera belakang Oppo Reno 3. Jargon yang digunakan untuk Oppo Reno 3 ini adalah 48 MP Quad Camera Clear in Day and Night. Jargon ini mewakili spesifikasi yang dimiliki oleh kamera belakang smartphone ini. Berikut adalah beberapa aspek dan fitur kamera belakang Oppo Reno 3 yang menjadi sorotan.

1. Quad Camera dengan 4 varian Lensa

Oppo Reno 3 memiliki empat buah kamera belakang yang spesifikasinya berbeda-beda. Kamera paling atas merupakan lensa wide angle dengan sensor 8 MP. Kemudian di bawahnya adalah Main Camera dengan sensor 48 MP. Di bawahnya lagi adalah kamera dengan sensor 13 MP menggunakan lensa tele. Dan terakhir adalah lensa mono dengan sensor 2 MP.

Quad Camera Oppo Reno 3


Pada saat kita membuka aplikasi kamera bawaan, kita akan otomatis menggunakan kamera utama. Nah, untuk lensa utama ini akan menghasilkan foto dengan resolusi 12 MP. untuk mengakses fitur 48 MP-nya, kita harus masuk ke sub menu navigasi dengan menyentuh tombol garis tiga di pojok layar, dan pilih opsi 48 MP. 

Navigasi untuk foto 48 MP dan Expert Mode


Untuk menggunakan kamera dengan lensa tele dan wide, kita bisa langsung mengaksesnya di layar utama. Pengoperasiannya seperti melakukan zoom. Kita juga bisa menggunakan lensa-lensa tersebut secara manual dengan masuk ke bagian "More" lalu pilih expert mode. Opsi pengaturan manual bisa digunakan baik untuk lensa utama, wide, maupun tele. Meski smartphone ini tidak dibekali dengan lensa makro, lensa wide pada smartphone ini bisa berfungsi sebagai lensa makro juga, dengan mendekatkan objek foto ke jarak sekitar 3 cm.

Kamera Oppo Reno 3 Expert Mode Menggunakan Lensa Standard

Kamera Oppo Reno 3 Expert Mode Menggunakan Lensa Tele

Kamera Oppo Reno 3 Expert Mode Menggunakan Lensa Wide yang bisa difungsikan Macro


2. Optical, Digital, dan Hybrid Zoom 

Kamera Belakang Oppo Reno 3 bisa melakukan 3 jenis zoom. Smartphone ini bisa melakukan pembesaran 2x optical zoom, 5x hybrid zoom dan 20x digital zoom. Sebelumnya Oppo telah menerapkan kombinasi zoom ini pada Oppo Reno 2 dan Oppo Reno 10x Zoom. Dan sekarang kita bisa menikmatinya di Oppo Reno 3 ini.

Untuk istilah optical dan digital zoom sudah tidak asing ya. Optical zoom itu melakukan zoom dengan bantuan lensa pembesar. Sedangkan digital zoom itu melakukan zoom dengan bantuan perangkat lunak dari HP. Tentunya hasilnya berbeda ya. Optical zoom lebih bagus.


Kamera Oppo Reno 3 Tanpa Zoom

Kamera Oppo Reno 3 Optical Zoom

Kamera Oppo Reno 3 Hybrid Zoom

Kamera Oppo Reno 3 Digital Zoom


Nah, kalo hybrid zoom itu merupakan zoom yang dilakukan dengan mengkombinasikan optical zoom dan digital zoom untuk memperoleh hasil optimal pada jarak yang lebih jauh dari kemampuan optical zoom lensa. Misalnya, lensa tele pada Oppo Reno 3 ini spesifikasinya itu 2x optical zoom. Dengan melakukan hybrid zoom, kita bisa melakukan 5x zoom yang hasilnya optimal. Meski tak sebaik optical zoom, tapi lebih bagus dari pada digital zoom.


3. Menggunakan Tiga Kamera dalam Satu Pengambilan Video 

Sebagaimana Oppo Reno 2, Oppo Reno 3 juga bisa menggunakan kamera belakangnya dengan leluasa. Kita bisa berpindah dari lensa utama, ke lensa wide angle atau tele pada mode foto, hanya dengan satu kali tap seperti melakukan zoom pada kamera smartphone pada umumnya. 

Tidak hanya itu, pada Oppo Reno 3 kita bisa melakukan hal tersebut pada mode video. Jadi, saat kita melakukan pengambilan video, kita bisa berpindah dari lensa utama, ke lensa wide angle atau tele tanpa perlu menghentikan proses perekaman video. Dengan adanya fitur ini, kita memiliki lebih banyak opsi dalam mengatur sudut pandang tanpa perlu maju mundur menyesuaikan jarak.

Merekam Video dengan 3 Kamera Secara Bergantian dalam 1 kali Take Video


Jadi, jika pada kamera smartphone, umumnya kita hanya bisa melakukan optical zoom dan digital zoom saja, dengan Oppo Reno 3 kita bisa melakukan optical, digital, dan hybrid zoom bahkan berganti ke lensa wide angle dalam satu kali take video. Bagi saya, fitur inilah yang paling menarik perhatian. Dan agaknya akan sering saya manfaatkan. Namun, jika ini masih dirasa kurang wah. Fitur berikut ini mungkin akan wah. Yaitu Ultra Clear 108 MP.


4. Ultra Clear 108 MP, hasil fotonya bisa diprint jadi poster 

Untuk kamera utama dengan sensor 48 MP sudah banyak temannya di tahun 2020 ini ya. Tapi dengan olahan software, Oppo Reno 3 mampu menghasilkan foto dengan piksel sampai 108 MP. Tentunya olahan ini akan optimal dengan syarat cukup cahaya. Dan lagi, foto 108 MP tersebut diklaim Oppo bisa diprint menjadi poster dengan ukuran optimal 4,3 x 3,2 meter. Pada saat perilisan Oppo Reno 3 di Indonesia, fitur inilah yang paling disorot. Nampaknya ini bisa jadi daily driver fotografer ya. Buat senjata cadangan yang siap sedia saat dibutuhkan.

XHD Mode Oppo Reno 3


Untuk bisa mengambil objek foto yang ukurannya 108 MP, kita harus mengakses Expert Mode. Caranya adalah dengan masuk ke sub menu navigasi More, pilih Expert, aktifkan fitur XHD. Dengan aktifnya fitur XHD ini maka hasil foto dari kamera utama smartphone ini akan beresolusi 108 MP.


5. Ultra Steady Video + Aplikasi Soloop Video Editor

Sejak lama saya kepingin beli Gimbal untuk smartphone, supaya bisa mengambil video yang hasilnya stabil. Namun agaknya sementara saya urungkan, karena kebutuhan akan hasil video stabil sementara bisa dipenuhi oleh Oppo Reno 3 dengan fitur Ultra Steady yang ada pada kamera smartphone ini. Hasil video tanpa mengaktifkan fitur ini sebenarnya sudah cukup stabil juga. Jadi, saat saya mengambil video dengan mengaktifkan fitur Ultra Steady ini tentunya bagi saya lebih dari cukup.

Nah, saya sering mengambil video dadakan kemudian edit-edit ringan untuk sekedar dijadikan status WhatsApp atau diupload ke Instagram. Dan pada Oppo Reno 3 ini kebetulan telah disertakan aplikasi edit video simpel yang mudah digunakan dan memiliki fitur unik. Namanya Soloop. Fitur unik yang saya maksud adalah fitur "Beats". Dengan fitur ini kita bisa membuat video yang musiknya itu bisa disesuaikan dengan isi video.


Kesimpulan 


Setelah berpanjang lebar mengupas dan mengulas beberapa hal tentang Oppo Reno 3, saya merangkumnya dalam beberapa kesimpulan. 

Pertama, mengenai built quality dan desain Oppo Reno 3. Yang mungkin disayangkan dari aspek ini adalah body belakang dan frame smartphone ini yang bermaterial plastic. Selebihnya sudah oke untuk smartphone dengan harga 5 jutaan. Dan pendapat subjektif saya, body dan frame plastic tak begitu berpengaruh, ujung-ujungnya semua tertutup case. 

Selanjutnya, tentang performa smartphone untuk keseharian, bagi user yang orientasi utamanya bukan gaming, smartphone ini sudah memenuhi ekspektasi. Didukung oleh RAM dan storage besar, berbagai aktivitas yang memerlukan partisipasi smartphone bisa dipenuhi oleh Oppo Reno 3 ini. Bahkan, meski bukan berfokus pada performa game, kita tetap bisa menggunakan smartphone ini dengan nyaman untuk bermain game. 

Salah satu paket lengkap yang disertakan pada Oppo Reno 3 adalah sektor daya. Smartphone ini memiliki kapasitas baterai besar yang didukung oleh teknologi pengisian daya yang super ngebut untuk smartphone mid-range. Smartphone ini sudah mendukung pengisian daya VOOC Flash 3.0 dengan output 30W. Dan lagi, Oppo menyertakan charger bawaan yang sudah support kengebutan VOOC Flash 3.0 tersebut. 

Dan terakhir, Oppo Reno 3 memiliki keunggulan di sektor kamera. Sebagaimana telah dibahas, fitur kamera smartphone ini segudang. Dan fitur-fitur tersebut dapat dengan mudah kita akses. Dengan kepraktisan tersebut tentunya fitur-fitur tersebut bisa terpakai, tak sekedar pelengkap spesifikasi saja. 

Demikian review singkat saya tentang Oppo Reno 3. Tentunya, sebagian dari ulasan ditulisan ini adalah pendapat subjektif, dan sebagian yang lain berdasarkan data yang dihimpun saat saya menggunakan smartphone ini. Jadi, jika ada tanggapan, pertanyaan, dan koreksi, ataupun juga apresiasi, silahkan tuliskan saja di kolom komentar. Semoga tulisan ini bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung ke blog imajineramatir.com.
Nyicip Oppo Reno 3 Seken, Review Pemakaian Sebulan Nyicip Oppo Reno 3 Seken, Review Pemakaian Sebulan Reviewed by Imajiner Amatir on Juli 30, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.