Cara Memasang SSD dan Hard Disk (HDD) ke dalam satu Laptop

Pada tulisan ini, saya hendak berbagi cerita tentang pengalaman memasang dua Drive sekaligus, yaitu SSD dan HDD, pada satu laptop. Jadi, dengan maksud meningkatkan performa laptop, saya tadinya hanya mau upgrade RAM. Namun, setelah menelusuri beberapa informasi tentang upgrade performa laptop, ada tiga pilihan yang bisa dilakukan, yaitu meng-upgrade RAM, mengganti SSD, atau melakukan keduanya. Kemudian saya memutuskan untuk mengganti HDD dengan SSD. Lalu HDD nya bagaimana?

Cara Memasang SSD dan Hard Disk (HDD) ke  dalam satu Laptop

 Apa itu SSD? 

SSD kepanjangannya adalah Solid-State Drive. SSD memiliki fungsi yang sama seperti Hardisk (HDD). Namun SSD menggunakan sirkuit yang terintegrasi untuk menyimpan data. Tak lagi menggunakan keping disk sebagaimana HDD. Dimensi SSD didesain sama dengan dimensi HDD laptop. Jadi, kita bisa mengganti HDD laptop dengan SSD seperti layaknya penggantian HDD ke HDD.

Cara Memasang SSD dan Hard Disk (HDD) ke  dalam satu Laptop
SSD WD Green 120 GB
Apakah hanya itu saja yang membedakan SSD dari HDD? Tentunya tidak. SSD memiliki beberapa keunggulan. Berikut adalah kelebihan SSD dibandingkan HDD. 


  • SSD memiliki kecepatan read dan write yang lebih bagus daripada HDD
  • Bobotnya lebih ringan 
  • Komponennya tidak menggunakan disk sehingga tidak rentan terhadap getaran/goyangan
Nah itu beberapa kelebihan yang bisa menjadi alasan bagi untuk upgrade dari HDD ke SSD.

Memasang SSD dan HDD dalam satu laptop 

Berhubung SSD harganya mahal, saya hanya membeli yang kapasitasnya 120 GB. Jadi, saya masih membutuhkan HDD sebagai tempat menyimpan data. Setelah memutuskan untuk menggunakan SSD sebagai pengganti HDD, saya juga memiliki 2 pilihan, yaitu: 
  • Memasang SSD dan HDD, atau 
  • Memasang SSD dan menggunakan HDD sebagai HDD eksternal. 
Dihadapkan pada pilihan di atas, saya memutuskan untuk memasang SSD dan HDD pada satu laptop. Bagaimana caranya?

Laptop berbeda dengan PC yang bisa dipasangi HDD lebih dari satu. Jadi, untuk memasang SSD dan HDD di laptop ada yang perlu dikorbankan, yaitu DVD ROM. DVD ROM sama seperti HDD, terkoneksi ke mainboard melalui port SATA. Jadi HDD bisa dipasang di port SATA pada slot DVD ROM. Alat yang digunakan untuk memasang HDD ke slot DVD ROM disebut Caddy. Bentuknya dibuat sama dengan DVD ROM. 

Caddy HDD Laptop 

Caddy adalah sebuah wadah yang digunakan sebagai converter untuk memasang HDD laptop ke slot DVD ROM. Caddy didesain seperti DVD ROM. Baik bentuknya maupun penempatan lubang baut untuk memasang pengunci maupun penampang untuk penutup tepi luarnya. Caddy secara umum meimiliki 2 ukuran ketebalan, 9,5 mm dan 12,5 mm. Ukuran ini mengikuti ukuran ketebalan DVD ROM laptop. Jadi, sebelum membeli caddy, cek dulu ketebalan DVD ROM laptop. Supaya caddy yang dibeli bisa dipasang ke laptop. 

Cara Memasang SSD dan Hard Disk (HDD) ke  dalam satu Laptop
Caddy HDD

Cara Memasang SSD dan Hard Disk (HDD) ke  dalam satu Laptop
Caddy HDD 9,5 mm
Dengan begitu, SSD dipasang pada slot utama HDD, dan digunakan sebagai tempat menginstal system operasi. Sedangkan HDD dipasang ke slot DVD ROM. Bisa digunakan sebagai tempat instalasi system operasi kedua dan tempat penyimpan data, atau hanya sebagai tempat menyimpan data saja.


Laptop Asus X454Y + SSD + HDD – DVD ROM 

Laptop yang akan dipasangi SSD dan HDD adalah Asus X454Y. Yang bisa diakses dari bawah hanya slot RAM. Jadi ya kudu membongkar casing bagian atas untuk mengakses slot HDD dan DVD ROM.

Alat dan Bahan yang dibutuhkan adalah: 

  • 1 SSD 
  • 1 HDD 
  • 1 Caddy 
  • 1 Obeng plus kecil 

Tahap 1: Mengganti HDD laptop dengan SSD 

  1. Lepas HDD laptop 
  2. Pasangkan SSD ke slot HDD laptop 
Cara Memasang SSD dan Hard Disk (HDD) ke  dalam satu Laptop
SSD terpasang ke slot HDD laptop Asus X454Y
Sampai disini laptop telah berganti dari HDD ke SSD. Langkah selanjutnya adalah memasangkan HDD laptop. Karena slot HDD telah dipasangi SSD, maka HDD harus dipasang di tempat yang lain. Bagian laptop yang bisa dipasangi HDD adalah slot DVD Rom. Karena sama dengan slot HDD, slot ini juga menggunakan port SATA. HDD kita pasang ke laptop dengan menggunakan Caddy. 

Tahap 2: Melepas DVD ROM dan memasang HDD ke laptop dengan Caddy 

  1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan: obeng plus, caddy, dan hdd laptop. 
  2. Pasang HDD ke Caddy. Perhatikan gambar berikut ini. 
  3. Pasang baut untuk mengunci posisi HDD di dalam Caddy. 
  4. Selanjutnya, lepaskan DVD ROM dari badan laptop. 
  5. Pada sisi luar DVD ROM ada penampang bawaan laptop, lepas penampang tersebut. 
  6. Pasangkan penampang ke posisi yang sama, tetapi dipasangkan ke Caddy. 
  7. Kemudian, pada sisi dalam DVD ROM terdapat lempengan logam yang berfungsi mengunci DVD ROM ke laptop. 
  8. Lepas lempengan tersebut, pasangkan ke posisi yang sama, tetapi pada Caddy. 
  9. Sekarang HDD dan Caddy telah siap, pasangkan caddy tersebut ke slot DVD ROM. 
  10. Kunci Caddy dengan memasang baut ke pengunci. 
  11. Selesai. Tinggal dicek. 
Sampai pada terpasangnya HDD dengan menggunakan Caddy di slot DVD ROM, SSD dan HDD akan terdeteksi jika laptop dinyalakan. Kondisi SSD masih dalam keadaan kosong. Sistem operasi Windows berjalanan dari HDD.

Cara Memasang SSD dan Hard Disk (HDD) ke  dalam satu Laptop
HDD terpasang di slot DVD ROM laptop Asus X454Y
Cara Memasang SSD dan Hard Disk (HDD) ke  dalam satu Laptop
Partisi SSD telah terdeteksi oleh sistem (Berwarna hitam, unallocated)
Ada 2 cara yang bisa dipilih untuk menjalankan Sistem Operasi Windows berjalan dari SSD, yaitu:
  • Cloning (atau migrasi ya, cek nanti ya) Sistem Operasi, atau
  • Fresh install Sistem Operasi (bagi pengguna Windows pak tani) 

Baca juga: SoundMagic E10, In Ear Earphone elegan yang pas untuk berbagai genre musik

Beberapa Catatan Setelah Mencoba Menggunakan SSD + HDD di laptop Asus X454Y. 

Setelah SSD dan HDD sempurna terpasang di laptop, ada 2 skenario Sistem operasi (OS) yang bisa dipilih, yaitu menggunakan 2 OS dalam satu laptop atau menggunakan 1 OS saja. Berikut ini sedikit ulasan saya setelah mencoba 2 skenario tersebut.

1. Dual OS: Sistem Operasi lama (HDD) + Fresh install Win 10 (SSD) 

Laptop berjalan normal. Bisa memilih Sistem Operasi yang ingin digunakan pada saat booting. Restart lancar. Tidak bisa mode sleep dan hibernate. Jika laptop memasuki mode sleep atau hibernate, laptop akan force shutdown. HDD berbunyi seperti saat laptop tiba-tiba mati. 

2. Single OS: Fresh install Win 10 (SSD) + HDD sebagai Drive Penyimpanan Data saja 

Pada skenario ini, HDD berfungsi penuh sebagai storage. Sistem Operasi berjalan di SSD. Laptop wus-wus pada saat dinyalakan dan dipakai. Mode sleep dan hibernate tidak bisa (force shutdown). Namun, entah disebabkan setting yang belum tepat atau apa, laptop tidak bisa restart. Pada saat direstart, laptop akan force shutdown. 

Atas kendala-kendala tersebut, kemudian saya browsing mencari solusi. Ternyata kendala ini juga dialami banyak pengguna semenjak beberapa tahun yang lalu. Akhirnya saya menemukan solusi. Pada beberapa artikel web dan video You Tube, dikatakan bahwa kendala laptop force shutdown tersebut bisa diatasi dengan cara mengutak atik saklar (switch) yang ada pada Caddy.

Cara Memasang SSD dan Hard Disk (HDD) ke  dalam satu Laptop
Sakar/switch berada di sisi luar Caddy
Nah, ternyata, jenis Caddy berdasarkan keberadaan saklar kecil ini bisa dibagi menjadi 3. 

  • Caddy dengan saklar yang terletak di bagian dalam, di samping port SATA. 
  • Caddy dengan saklar yang terletak di sisi luar sebelah kiri. 
  • Caddy yang tak memiliki saklar.

Baca juga: Cara Upgrade SSD ke Netbook Toshiba NB305

Solusi yang saya temukan, adalah untuk caddy yang bersaklar.

Untuk mengatasi masalah force shutdown pada saat restart, sleep, maupun hibernate adalah dengan menggeser saklar caddy. Saklar tersebut memiliki 3 posisi, kiri, tengah, dan kanan. Nah, beberapa pengguna mengatakan bahwa saklar harus berada di posisi kanan supaya tidak terjadi kendala force shutdown. Namun ada beberapa pengguna yang berhasil mengatasi masalah ini dengan menggeser saklar ke tengah. 

Lalu bagaimana dengan laptop saya? 

Gagal. Hehe… Cara tersebut tidak berhasil dijalankan pada laptop Asus X454Y yang saya pakai. Akhirnya bagaimana? Akhirnya saya copot HDD, kemudian DVD ROM saya kembalikan ke tempatnya. Saya hanya menggunakan SSD saja. Sedangkan HDD saya pasang ke HDD enclosure dan berfungsi sebagai eksternal HDD.  

HDD Enclosure merk Orico

HDD terpasang ke HDD Enclosure

Untuk sementara saya hanya akan menggunakan SSD saja di laptop. Force shutdown itu tidak baik bagi kesehatan HDD, mengurangi umur HDD. Jadi ya di laptop, saya menyediakan satu partisi kecil sebagai tempat penyimpanan data yang sedang saya pakai. Sisanya saya simpan di HDD yang telah menjelma menjadi HDD eksternal.

Cuma SSD, HDD nya dideportasi ke HDD enclosure
Sebagai catatan, apa yang terjadi di atas itu adalah kendala yang terjadi pada laptop saya. Dan berdasarkan beberapa artikel, video, dan komentar pada artikel dan penonton video tersebut, ada banyak pengguna SSD + HDD yang berjalan baik-baik saja.

Nah demikian sedikit pengalaman yang saya peroleh saat memasang SSD dan HDD dalam satu laptop. Meski ujung-ujungnya HDD harus mengalah dan bermukim di External HDD Enclosure. Silahkan jika ada tanggapan, masukan, maupun pertanyaan, bisa dituliskan di kolom komentar. Terima kasih telah berkunjung. Semoga bermanfaat.


Adu booting HDD vs SSD di laptop jadul Toshiba Satelite L740



Upgrade SSD Adata XPG SX6000 Lite ke Laptop Acer E5-476G


Upgrade SSD Midasforce 120GB ke NETBOOK Toshiba NB305




Cara Memasang SSD dan Hard Disk (HDD) ke dalam satu Laptop Cara Memasang SSD dan Hard Disk (HDD) ke  dalam satu Laptop Reviewed by Imajiner Amatir on Juli 10, 2019 Rating: 5

59 komentar:

  1. Terimakasih sdh sharing dan sangat bermanfaat. Tq ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih apresisasinya gan. Semoga bermanfaat.

      Hapus
  2. Selamat mlm gan.. bgi ilmu ny gan bagaimana cara ganti tampilan di gambar no 11 menjadi warna hitam, kan biasanya warna nya putih.. tampilan tempat penyimpanan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang mana gan? tampilan window hitam maksudnya? kalo di windows 10 update setelah oktober (kalo gak salah) bisa gan. dark mode. masuk ke Settings > Personalization > Colors. pilih yang dark.

      Hapus
  3. saya pasang ssd hanya mengganti dvd rv laptop saya saja. Windowsnya saya instal di ssd yang hanya mengganti dvd rw saja. kecepatan read dan write hanya 300 mb/s. jika ssd dipindah ke hdd utama, apakah bisa mencapai maksimum speed / 500mb/s?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo slot HDD utama sudah SATA III bisa gan

      Hapus
  4. Sangat bermanfaat gan penjelasannya,
    Jelas dan padat, terimakasih, teruskan berkarya gan

    BalasHapus
  5. Kalo ssd dan hdd dipasang bersamaan dilaptop, nambah boros baterai ngga gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo nambah boros mungkin engga gan. kalo ssd kan tidak memutar drive bekerjanya.

      berbeda kalo hdd + hdd, sama saja sepanjang laptop hidup sambil muter cd/dvd di dvdrom-nya.

      Hapus
  6. Mantap gan. sangat bermanfaat pengalamannya meskipun gagal, tapi sy jadi tau apa yg harus sy bikin ke laptopku. terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih apresiasinya gan. Semoga bermanfaat.

      Hapus
  7. Kalau untuk laptop ultrabook yg tidak ada DVD Room apa bisa seperti itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. caddy digunakan untuk mengganti cd/dvd rom. kalo ga ada berarti tidak bisa memasang dual drive dengan menurut cara di atas.

      laptop tipe baru ada yg sudah dilengkapi slot ssd tipe M2 (bentuknya seperti ram). coba dicek laptop agan ada slotnya atau tidak. kalo ada, berarti bisa dual drivedengan ssd tipe M2.

      Hapus
  8. malam gan, saya mau nanya, berarti ketika sudah diganti pun file hdd tidak hilang sama sekali ya? dan/atau bisa dibuka di laptop lain?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak gan, bisa dibuka dengan memakai converter hdd eksternal

      Hapus
  9. Istimewa, pengalamannya. Bermanfaat buat pembaca seperti saya yg masih mau coba beli ssd untuk laptop HP G008AU amd A8 Gan. Ada resiko untuk umur laptop nggak gan, ketika laptop dipasang ssd.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Secara teknis ini sama saja dengan mengganti hardisk saja gan. perbedaan utamanya tentu saja kecepatan read-write data ssd lebih unggul.

      Hapus
  10. Untuk laptop HP G008AU AMD A8 Bisa dpasang ssd ga ya Gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. dicek hardisk laptopnya gan, kalo hardisknya jenis SATA bisa

      Hapus
  11. Tks infonya gan,,bisa jadi panduan buat aku yg akan ganti ssd,,kalo ganti ssd,,berarti mesti insytall ulang win 10,office dll ya gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tanpa instal ulang bisa gan, dengan cara mengkloning sistem operasi win 10 dari HDD ke SSD. Saya belum pernah nyoba. Tetapi banyak artikel yang membahas mengenai kloning sistem operasi, googling saja.

      Hapus
  12. Kalau laptop Acer 4732z yang berapa mm gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum pernah ngecek gan. coba cdrom-nya di eject, pake penggaris diukur tingginya.

      Hapus
  13. Kalau Lenovo IdeaPad 100 14IBD maksimal SSD nya berapa GB ya gan... kalau lihat speknya kok cuman 128 GB tapi kok ada yang pasang bisa sampai 256... kalau 500 gb kira-kira bisa gak ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Barusan saya coba ngecek di web crucial (produsen ram dan ssd), ideapad 100 14IBD bisa kok di up sampe 500 bahkan 1 TB. Referensi: https://www.crucial.com/usa/en/compatible-upgrade-for/Lenovo/ideapad-100-14ibd (scroll ke bawah, ke bgian ssd)

      Hapus
    2. nimbrung tanya disini.
      berarti meski spek bawaan laptop 128, ngga masalah di upgrade internal M.2 SSD nya dengan kapasitas yang lebih besar misal 512gb ya?
      laptop saya pakai SSD samsung, tapi kemahalan dan rencananya pakai adata yang separuhnya harganya. tapi sama2 di sata III m.2 juga

      Hapus
    3. numpang pertanyaan disini. berarti ngga masalah ya meskipun spek bawaan 128 di upgrade sampai ke 512? beda merk juga ngga masalah misal dulunya dari samsung ke adata? keduanya di sata III dan M.2 juga

      Hapus
    4. Nah, untuk M.2 saya belum paham gan.

      Sedangkan untuk laptop dengan ssd bawaan, lebih baik cek di web resmi-nya, sampai berapa GB bisa upgrade. Kalo ada limitasi, biasanya tercantum.

      Kalo untuk ganti merk ssd, setau saya ga masalah, asal spesifikasi ssd nya sama.

      Hapus
  14. Lengkap dan rinci banget, thanks ilmunya gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima ksih apresiasinya gan. Semoga bermanfaat.

      Hapus
  15. untuk laptop asus x454y kayk punya agan pakai caddy yang ukuran berapa? kebetulan laptop saya sama nih

    BalasHapus
  16. hdd dalam caddy klo tidak terdeketeksi gmn gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah dicek di Disk Management gan?

      Kalo sudah, dan tidak terdeteksi, coba HDD Caddy di laptop lain. siapa tau caddy nya yg rusak.

      Dicek juga, sebelumnya DVD Rom yg digantikan caddy fungsi atau tidak.

      Hapus
  17. Laptop saya Asus X42D gan..,pas saya pasang SSD kok bootingnya lama ya gan..,bahkan ga muncul2 windows nya sampai 1jam lebih. Knapa itu ya gan..??

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba diinstal ulang lagi gan, mungkin OS nya yang bermasalah. Sama cek sentinel ssd pake hdd sentinel dengan laptop lain.

      Hapus
  18. gan punya saya juga laptop asus x454y series,, kira2 ram nya bisa di Up sampai brp ya, dan ram yg bisa di gunakan itu yg ddr3 atau ddr3l?
    klo mau up hdd-nya itu spek nya yg bgmn ya?
    dan driver amd nya agan pake yg mana gan, saya pake amd adrenalin tapi cari settingan yg pas buat nge-game agak sulit. mohon bantuannya gan🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo ga salah RAM up to 12 GB gan. Saya dulu cuma pake 8 GB saja, DDR3L.
      Untuk HDD sih 500GB saja cukup menurut saya
      Untuk grafis game, saya belum pernah setting2 custom gan. pake driver bawaan/ pake driverpack saja.

      Hapus
  19. Saya rencana mau beli Laptop second Lenovo ThinkPad T440p HDD 500 Gb,tidak ada DVD Room. Kalau saya mau tambah SSD sebagai system dan HDD-nya saya fungsikan sebagai storage saja apakah bisa ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo saya cek speknya, laptop tsb punya optical drive gan. optical drive-nya bisa diganti caddy, llu dipasang hdd/ssd.

      Hapus
  20. Pakai Caddy ukuran berapa mas? Kebetulan laptopnya sama

    BalasHapus
  21. 1. sebelum membeli SSD apa kita harus cek dulu connector HDD sebelumnya, misalnya apa connector SATA I, II, III? atau nanti bisa diatasi dengan converter dll?

    2. selain merk yang sudah Anda beli, apa rekomendasi merk SSD tercepat? bukan kapasitas ya.

    terima kasih. infonya detil dan sangat manfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. ga perlu gan, laptop connectornya sama dengan ssd sata 2.5.
      2. SSD diklasifikasi berdasarkan jenis connector dan kecepatannya.
      Ada yang connector sata, sata M2, NVME dll. jenis slotnya beda2. Tapi yang sama dengan
      hdd ya ssd sata ini.
      untuk kecepatan misal ssd yang saya pake, kecepatannya up to 500 mb. ada ssd sata yang
      kecepatnnya lebih tinggi, tapi harga lebih mahal.
      untuk lebih jelasnya bisa cek channel jagat review gan. di sana diterangkan detail
      tentang ssd.

      Hapus
  22. Kamu jos.
    Dengan mengutak ngatik switch caddy nya, punyaku berhasil shutdown dengan normal.
    Thanks berat infonya..
    Semoga berkah.

    BalasHapus
  23. GAN TOLONG KASIH INFO JIKA SUDAH MENEMUKAN SOLUSI NYA, LAPTOP YANG KU PAKAI ASUS S551L
    SAMA HDD TIDAK MAU TERBACA KETIKA ADA DI CADDY,SEKARANG MASIH KUPAKAI BUAT EXTERNAL
    info by.email ya: zakim.official@gmail.com

    BalasHapus
  24. punya saya terbaca gan. problemnya kalo di sleep njeglek mati laptopnya gan.

    kalo hdd engga terbaca di caddy,

    1. pertama cek port sata dvd rom-nya gan. kalo untuk dvd rom berfungsi atau tidak.
    kalo berfungsi, cek caddy-nya, dipasangi hdd/ssd lain bisa berfungsi atau tidak.
    kalo berfungsi, problem ada di hdd yang ga ke deteksi.
    2. kalo hdd/ssd lain sama saja tidak terdeteksi, coba masuk bios:
    cek apakah dvd hdd/ssd yang ada di caddy ada di urutan booting atau tidak
    seharusnya kalo caddy berfungsi, hdd/ssd akan muncul di pilihan booting

    BalasHapus
  25. Mantap gan saya gausah cari referensi model laptop lagi, karena udah sama merk-nya hahaha. Thanks banget udh share kekurangannya jadi kayanya harus SSD yg gede storage nya ni

    BalasHapus
  26. Terimakasih, akhirnya nemu jawaban atas segala kekepoan yang bikin puyeng 2 hari 2 malam gegara SSD feat HDD.

    BalasHapus
  27. Gan HDd Caddy saya sering tiba2 eror tdak terdeteksi, lalu kadang muncul normal. Kira2 permasalahan nya di apanya ya? Asus x540 L

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba cek connector sata caddy ke port sata mobo gan, goyah atau tidak. atau juga port sata caddy dan connector hdd nya.

      pastikan caddy tidak mudah goyah, sekrup pengait caddy ke laptop harus dipasang.

      Hapus
  28. min mau nanya, pc saya kan ada 2 slot yaiut HDD DAN SSD, nah pas saya mau pasang SSD kok gk ada kabelnya dan casingnya. itu memang harus beli dlu ya min?

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk kabel SATA kudu nambah gan. sedangkan untuk kabel power yang dari power supply (PSU), tergantung PSU-nya. ada yang kabelnya ada lebih dari 2, ada yang cuma 2.

      kalo cuma 2 biasanya kepake untuk HDD dan CD ROM. kalo ini yang terjadi, solusi mudah ngorbanin CD ROM. atau kalo CD ROM memang butuh dipake, agan tambahin kabel sambungan power untuk HDD. kalo online harga kisaran 2-10 ribuan.

      Hapus
  29. min mau nanya lagi, SSD saya sudah instal OS windows 10 di laptop. pas saya pindahin ke pc SSD nya, tampilan resolusi di PC tidak bisa dikotak katik dan layarnya kepotong 1/4. itu kenapa ya min?

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba instal driver dari CD bawaan Motherboard gan. mungkin karena spesifikasi laptop dan pc nya beda, jadi drivernya juga beda.

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.